Oleh: Ageng Budiansyah - 25 Mei 2011
Nenek, nama mu indah…
Penunjuk jalan hidayah…
Sungguh ilmu mu berkah…
Walau hingga akhir hayah…
Nenek, hidup mu hanya berdakwah…
Menulis kata-kata hikmah…
Pena dan lup mu bersaksi di yaumil qiyamah…
Hingga kau layak mendapat syafa’ah….
Jumat, 20 September 2013
Hj. Mursyidah ABN: Ingin Meninggal Dunia Saat Mengajar
Oleh Yudin Taqyudin
[Ditulis di majalah Al-Bahr Ed. I/Rajab 1430 H]
Di usianya yang ke-76 tahun, beliau masih menyempatkan mengajar dan menggoreskan tintanya untuk menuangkan berbagai buah pikirnya. Karya tulisnya yang teranyar ialah buku Annisa Fil Islam (Wanita dalam Islam), yang terbit pada akhir tahun 2008.
[Ditulis di majalah Al-Bahr Ed. I/Rajab 1430 H]
Usia
yang makin senja tak selalu menjadi hambatan bagi siapa saja untuk
menuntut ilmu. Banyak kaum bapak dan ibu yang menghabiskan masa tuanya
dengan menghadiri majlis-majlis ilmu. Semangat itu pula yang dimiliki
Ustadzah Hajjah Mursyidah Abdullah bin Nuh, untuk terus mendakwahkan
Islam melalui kegiatan mengajar di majlis ta’lim.
Di usianya yang ke-76 tahun, beliau masih menyempatkan mengajar dan menggoreskan tintanya untuk menuangkan berbagai buah pikirnya. Karya tulisnya yang teranyar ialah buku Annisa Fil Islam (Wanita dalam Islam), yang terbit pada akhir tahun 2008.
Gubernur JABAR Hadiri Maulid Nabi di YIC Al Ghazaly Bogor
Bandung,15/2
(ANTARAJAWABARAT.COM)- Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan menghadiri Tabligh Akbar kaum Muslimin, para Ulama dan Habaib se Jabotabek dalam rangka
Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul KH Abdullah Bin Nuh di YIC Al-Ghazaly Kota
Bogor,
Minggu,13/2 Februari 2011.(Denny/Ir).
KH Mustofa Abdullah: Patriotisme untuk Kaum Muda
Patriotisme atau semangat membela Tanah Air,
harus ditanamkan dan ditularkan pada generasi muda bangsa, agar mereka memiliki
rasa nasionalisme yang diwariskan para pendiri bangsa, kata Ketua Yayasan
Islamic Center (YIC) Al-Ghazaly, KH Mustofa Abdullah.
“Patriotisme harus ditanamkan dan ditularkan,
terutama kepada generasi muda. Ini penting, agar saat mereka tumbuh dewasa,
dapat menjadi generasi yang memiliki komitmen terhadap masalah kebangsaan,”
kata Mustofa Abdullah Bin Nuh di Bogor, Ahad.
Ny. Sinta Nuriyah Wahid Hadiri Buka Puasa di Bogor
![]() |
| Ny. Sinta Nuriyah Wahid |
BOGOR (Pos Kota) – Buka puasa diisi dengan pesan
agama di Yayasan Islam Center (YIC) Al Ghazaly di Jalan Cempaka No 46 Kota
Paris Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, dihadiri ibu Sinta Nuriyah Abdulrahman
Wahid Selasa (2/8/2011).
Acara buka puasa yang digalang Forum Kerukunan
Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor, Gereja Kristen Indonesia (GKI), NU Kota Bogor
dan GP Ansor ini diselingi dengan Tanya jawab.
Sabtu, 14 September 2013
Renungan Doa sehari-hari yang diajarkan Mama Ajengan Abdullah bin Nuh ( YIC Al Ghazaly Bogor )
Jumat, 13 September 2013
Kunjungan USAID ke MTs. Al Ghazaly, Bogor
![]() |
| Valdi bersama Ms. Ellis |
Pada tanggal 20 Oktober 2008, MTs
Al Ghazaly Bogor menyambut Ms. Margot Ellis dari USAID yang berkunjung ke
sekolah tersebut untuk melihat implementasi program DBE3 dan bertemu dengan
guru, kepala sekolah serta komite sekolah. Di kunjungan ini Ms. Ellis
berkesempatan untuk melihat aktifitas kelas Komputer, Bahasa Inggris dan PKn serta
mendapatkan penjelasan dari Education Officer DBE3 Jawa Barat-Banten Bpk Rifki
Rosyad, dan pimpinan MTs, Bpk. Achmad Karmiyatna, S.Ag, terkait dengan
perubahan-perubahan yang terjadi setelah pelatihan DBE3.
Menuju Mukmin Sejati (Terjemah Minhaj Al-Abidin karya Imam Al-Ghazali ra.) oleh KH. Abdullah bin Nuh
Mengambil pelajaran dan hikmah
dari Insan Termulia sekaligus Utusan Allah yang berakhlak mulia, Rasulullah
Muhammad SAW memang selalu dan selalu menyegarkan batin kita.
Kali ini sebuah riwayat yang kami
kutip dari buku Menuju Mukmin Sejati (terjemahan Minhaj Al-Abidin karya Imam
Al-Ghazali ra.) yang diterjemahkan oleh Ustadz KH Abdullah bin Nuh ra. kami
persembahkan untuk kita renungkan.
Qosidah Ciptaan KH. Abdullah bin Nuh
Syair Mama KH. Abdullah bin Nuh
PERSAUDARAAN ISLAM
Oleh : KH Abdullah
Bin Nuh
![]() |
| KH. Abdullah bin Nuh |
Anda adalah saudaraku. Betapa
keadaan anda dan apapun kebangsaan anda. Apapun bahasa anda dan bagaimanapun
warna kulit anda. Anda saudaraku walaupun anda tidak kenal aku dan tidak tahu
siapa bundaku. Walaupun aku tidak pernah tinggal serumah dengan anda dan belum
pernah seharipun hidup bersama anda di bawah satu atap langit.
Anda adalah saudaraku. Walaupun
anda berpangkat tinggi. Mendapat kedudukan yang mulia. Menguasai ilmu yang
luas. Dan mempunyai pengaruh yang besar. Atau memiliki harta yang banyak.
Buku Keutamaan Keluarga Rasulullah SAW
PENDAHULUAN
BISMILLAH AR-RAHMAN AR-RAHIM
![]() |
| Cover Buku |
("Katakanlah hai Muhammad,
aku tidak meminta upah apa pun dari kalian atas seruanku selain kasih sayang di
dalam kekeluargaan") [Asy-Syura: 23]
Asyhadu an laa ilaaha illallaah,
saya bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dengan kesaksian itu semoga Allah
s.w.t. berkenan memperdalam kecintaan saya dan lebih mendekatkan saya kepada-Nya…Wa
asyhadu anna sayyidanna wa maulaanaa Muhammadan 'abduhu wa Rasulu; dan saya pun
bersaksi bahwa junjungan kita Nabi Muhammad s.a.w. adalah hamba Allah dan
Rasul-Nya, manusia termulia di seluruh jagat raya…
Kamis, 12 September 2013
Pemikiraan Pendidikan KH. Abdullah bin Nuh
Oleh: Ismail Syakban, S.Pd.I
| KH. Abdullah bin Nuh |
PENDAHULUAN
Islam adalah agama samawi
terakhir yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagai pelengkap
dan penyempurna agama samawi sebelumnya. Islam bersifat universal dan abadi
dalam kapasitasnya sebagai agama pelengkap dan penyempurna itu. Islam sebagai
petunjuk Illahi mengandung nilai-nilai pendidikan yang akan dan mampu
membimbing dan mengarahkan manusia menjadi individu sempurna (insan kamil)
melalui proses tahapan yang terarah dan terencana.
Karya KH. Abdullah bin Nuh
Abdullah bin Nuh. Namanya tidak bisa dipisahkan dari nama al-Ghazali. Ulama,
cendekiawan, sastrawan, dan sejarawan ini bukan hanya dikenal sebagai
penerjemah buku-buku al-Ghazali, tetapi juga mendirikan sebuah perguruan Islam
bernama “Majlis al-Ghazali” yang berlokasi di Kota Bogor. Abdullah bin Nuh
lahir di Cianjur, Jawa Barat, pada 30 Juni 1905 (26 Rabiul Tsani 1323H). Ia
wafat di Bogor pada 26 Oktober 1987.
KH Abdullah bin Nuh, Pendiri Al-Ghazaly
![]() |
| KH. Abdullah bin Nuh |
Langganan:
Postingan (Atom)











